Friday, November 11, 2016

WAKTU MUSTAJAB DO'A DI HARI JUM'AT

1). Dari Shahabat Abu Musa Al-Sy'ari-rodhyallah 'anhu- berkata:

سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول - يعني في ساعة الجمعة - :
” هِيَ مَا بَيْنَ أَنْ يَجْلِسَ الإِمَامُ إِلى أَنْ تُقْضَى الصَّلاَةُ“

Artinya:
Aku mendengar Rasulullah-Shallallahu' alaihi wasallam- bersabda tentang waktu mustajab do'a di hari jum'at:

“Waktunya adalah antara duduknya Imam(khatib, pent)  hingga selesai ditegakkannya Shalat”
[H.R,Imam Muslim, no:853]


2). Dari Shahabat Jabir Bin Abdillah-rodhiyallahu 'anhuma-bahwa Rasulullah - shallallahu’alaihi wa sallam-telah bersabda:

” يَوْمُ الجُمُعة ثِنْتَا عَشْرَةَ سَاعَةً ، لاَ يُوجَد فِيهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ يَسْأَلُ الله شَيْئاً إِلاَّ آتَاهُ إِيَّاهُ ، فَالْتَمِسُوهَا آخِرَ سَاعَةٍ بَعْدَ العَصْر“

Artinya:
“Hari jum'at itu ada dua belas waktu.
Tidaklah ada seorang muslim  yang memohon sesuatu kepada Allah di waktu tersebut, melainkan akan dikabulkan oleh Allah.
Maka carilah waktu(mustajab)  tersebut di akhir waktu setelah ashar”
[H.R. Abu Daud, no: 1048 dan Annasa'i, no: 1389, dishahihkan oleh Syeikh Al-Albani di kitab shahih Abu daud].

Catatan:
1. Bahwa dari semenjak khatib naik mimbar hingga selesai Shalat Jum'at adalah waktu mustajab.
Maka perbanyakkanlah do'a di saat:
A). Sebelum khatib mulai menyampaikan khutbah,
B). Ketika Khatib duduk di antara dua khutbah.
C). Ketika Sujud di dalam Shalat.
D). Di Tasyahud akhir sebelum Salam dan sesudah membaca do'a permohonan perlindungan dari empat perkara.

2). Setelah selesai shalat Ashar hingga Azan Magrib adalah Waktu mustajab do'a.
Bahkan sebagian besar ulama menerangkan bahwa waktu yang paling mustajab do'a di hari jum'at adalah bakda Ashar menjelang magrib.
Berkata Imam Ahmad:

"أكثر الأحاديث في الساعة التي تُرجى فيها إجابة الدعوة :
أنها بعد صلاة العصر ، وتُرجى بعد زوال الشمس "

"Kebanyakan hadits tentang waktu mustajab do'a di hari jum'at adalah setelah Shalat Ashar, namun juga di harapkan setelah tergelincirnya matahari(semenjak khatib naik mimbar hingga selesai shalat, pent)".

Untuk lebih kehati-hatian dalam mendapatkan waktu Mustajab bakda Ashar ada tiga cara sesuai dengan urutan:

1. Di menetap di mesjid mulai bakda Ashar hingga masukknya waktu Shalat magrib sambil banyak berdo'a.
Dan ini yang paling sempurna.
Dahulu ada seorang Ulama Tabi'in yang bernama Sa'id Bin Jubair.
Beliau kalau selesai Shalat Ashar, maka tidak berbicara bersama manusia hingga masukknya waktu magrib.

2. Datang ke mesjid menjelang Shalat magrib, kemudian melakukan Shalat tahiyyatul mesjid dan memperbanyak do'a hingga Waktu shalat magrib tiba.

3. Dia memperbanyak do'a di akhir sore jum'at, baik di rumahnya atau di tempat yang lain.
Demikian ringkasan penjelasan para Ulama dalam hal ini.

Semoga bermanfaat.
Baarokallahufiik.

Saturday, October 22, 2016

Wisata Pantai Indramayu

Tujuan utama ke Tirtamaya adalah makan ikan bakar. Tapi pas sampai dan udah susurin ujung ke ujung gak ada.

Lalu nanya ke ibu penjaga toilet yg sangat ramah, dan diarahkan kesini. Gak jauh... Cuma geser ke timur sekitar 1.5 km aja. Disini dah beda nama pantainya. Pantai Glayem.

Setipe dengan pantai di pesisir selatan Jogja, berjejer dari Pantai Baron ke Timur terdapat belasan pantai. Kalo di pesisir utara Indramayu ini, sedikitnya ada lima pantai. Di pesisir utara Subang juga ada...

Kalo secara lokasi wisata dan spot foto, Pantai Tirtamaya lebih oke, karena ada anjungan diatas lautnya. Tapi kalo mau makan seafood, ya di Pantai Glayem.

Monday, October 17, 2016

Jangan Pake Rem Tangan!!!


Atas: Posisi parkir awal, dimana mobil silver parkir demikian dan memasang rem tangan, padahal di kirinya ada 2 slot parkir kosong.

Bawah: Kondisi sesudahnya...

Analisa:
Saat Inova datang, dia melihat ada slot kosong, namun karena yaris rem tangan, dia masuk mundur dan miring, karena masuk lurus mmg susah krn sudut sempit (sebelumnya saya yg mau coba tp sulit). Kenapa akhirnya tampak seperti foto bawah, ya itu setelah si silver pergi. Jadi bukan salah si hitam parkir miring, keadaanlah yg membuatnya demikian.

Pesan moral moril morat marit dari kejadian ini adalah, Jika parkir pararel alias didepan mobil orang, jangan pernah pasang rem tangan, jika jalurnya menanjak atau menurun, mintalah pada petugas parkir utk mengganjal ban atau roda mobil.

Pesan lebih utama adalah, kalo ada slot parkir kosong, ngapain parkir pararel di depannya plus pasang rem tangan?

Salam damai dari fakir parkir di mall (ngantor deket mall) saat weekend tiba...

Tuesday, September 13, 2016

Mari Berprasangka Baik

"Bro, aku lagi butuh 500 ribu, penting banget, darurat. Please, tolong pinjami aku dulu".

Sahabatnya membalas: "Tunggu sekitar setengah jam ya bro, insya Allah nanti aku transfer".

Sudah lewat dari 1/2 jam . . satu jam . . tapi sahabatnya tidak juga memberi kabar. Ketika ditelpon pun ternyata HP nya tidak aktif.

Ia pun mengirim SMS : "Selama ini aku tidak pernah mengecewakanmu bro. Tapi kenapa sekarang engkau lari dariku?! Apa salahku?!"

Setelah dibaca, sahabatnya menelpon kembali dan berkata:
"Astaghfirullah, semoga Allah mengampunimu, Aku tidak bermaksud mematikan HP untuk lari darimu. Aku mematikan HP karena aku sedang menjual HPku untuk membantu kebutuhanmu. Lalu, dari sisa penjualan, aku belikan HP second yang murah agar bisa menghubungimu".

Sahabat ...
Manusia hari ini suka berprasangka karena lingkungan yang suka mempengaruhi...

Ada sangkaan baik...dan ada sangkaan buruk...

Orang rajin beribadah disangka riya;

Orang yang bersantai disangka malas;

Orang yang pakai baju baru disangka pamer;

Orang yang pakai baju buruk disangka tidak hormat;

Orang makan banyak disangka rakus;

Orang makan sedikit disangka “diet” ketat;

Orang baik disangka buruk;

Orang buruk disangka baik;

Orang tersenyum disangka mengejek;

Orang masam disangka menyindir;

Orang mengkritik disangka mengumpat;

Orang diam disangka menyendiri;

Orang menawan disangka pakai susuk;

Orang sering ikut kajian/ta'lim dianggap kelompok aliran macam-macam..

Siapa tahu..
Yang diam itu karena berzikir kepada Allah;

Siapa tahu...
Yang tersenyum itu karena bersedekah;

Siapa tahu...
Yang bermuka masam itu karena mengenangkan dosa-dosanya;

Siapa tahu...
Yang menawan itu karena bersih hati dan fikirannya;

Siapa tahu...
Yang ceria itu karena cerdas fikirannya & senantiasa mengingat Allah...

Siapa tahu..
Yang sering ikut kajian/ta'lim itu karena merasa masih kurang ilmu...

Sahabat... mari...
Hilangkan fikiran negatif....
Kembangkan energi positif...
Biasakan berfikir positif..
Berikan seribu alasan kebaikan kepada sahabat..
Agar hidup ini lebih baik.. aamiin.

Dengan momentum Hari Raya Idul Adha 1437 H kita di jauhkan dr perasaan buruk sangka & bisa meneladani makna pengorbanan yg sesungguhnya...

Selamat beraktifitas... semoga sukses

TAM Katrok dan Low Respon

Ini ngapain TAM kasi no tlp sebanyak itu kalo gak ada satupun yg dijawab yah... Peak!!!

Saya udah email ke CSnya kok. Share disini cuma uneg2 dan harapan ada org TAM yg baca, sukur2 bosnya.

Arjuana lelah dan KZL inih...
HP diservice sejak 15 Mei 2015, 1 tahun lbh, gak ada rimbanya... 😂😂😂

Udah disamperin bbrp kali selalu jawabannya barangnya di pusat, nanti di sms kalo udah di sini (TAM Roxy). Alhasil udah 1 tahun 4 bulan belum jg ada kabar. Terakhir kesana bln lalu, jawabannya sama aja.

Capeeeekkkkk dah...

Sunday, September 11, 2016

AMALAN RINGAN BERBALAS SURGA

DZIKIR
Dzikir merupakan amalan yang sangat ringan bahkan bisa dilakukan tanpa Thaharoh. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Tidaklah seorang manusia mengamalkan satu amalan yang lebih menyelamatkan dirinya dari adzab Allah dari dzikrullah.
(HR.Ahmad)

MENCARI ILMU
Seseorang yang ia mencari Ilmu Allah akan memudahkan jalan menuju surga.
Barangsiapa yang menempuh suatu jalan untuk mencari ilmu maka Allah akan memudahkan jalannya menuju surga. (HR.Muslim)

MENAHAN MARAH
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
Barangsiapa yang menahan kemarahannya padahal dia mampu untuk melampiaskannya maka Allah Ta’ala akan memanggilnya (membanggakannya) pada hari kiamat di hadapan semua manusia sampai (kemudian) Allah membiarkannya memilih bidadari bermata jeli yang disukainya.
(HR. Abu Dawud)

MEMBACA AYAT KURSI
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
Siapa membaca ayat Kursi setiap selesai shalat, tidak ada yang menghalanginya masuk surga selain kematian. (HR. An-Nasai)

MENYINGKIRKAN GANGGUAN DI JALAN
Hal yang sangat kecil, tidak bermodal namun balasannya surga..

Rasullullah shallahu alahi wassalam bersabda,
Sesungguhnya aku telah melihat seseorang lalu lalang di syurga dibawah suatu pohon yang ia potong ketika di dunia karena pohon itu mengganggu perjalanan manusia.
(H.R. Muslim)

MEMBELA KEHORMATAN MUSLIM
Barangsiapa yang membela kehormatan sdrnya muslim maka Allah akn memalingkan /menjauhkan wajahnya dari neraka pada hari Kiamat. (HR.An Nasai)

MENJAUHI PERDEBATAN
Rasulullah –shollallohu ‘alaihi wasallam bersabda :
Aku menjamin sebuah rumah di pinggir jannah (surga) bagi siapa saja yang meninggalkan perdebatan berkepanjangan meskipun ia dalam kebenaran (al haq), juga sebuah rumah di tengah jannah bagi siapa  saja yang meninggalkan berbohong walaupun ia sedang bercanda, serta sebuah rumah di puncak jannah bagi siapa  saja yang berakhlak mulia.
(HR. Abu Dawud)

BERWUDHU
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
Barangsiapa yang berwudhu lalu berdoa, ‘Asyhadu allaa ilaaha illallah wahdahu laa syarikalahu wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rasuuluhu‘
Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan RasulNya), dibukakan untuknya pintu-pintu surga yang delapan, dan dia dapat masuk dari pintu manapun yang diinginkannya. (HR.Muslim)

SHALAT DI MASJID
Barangsiapa bersuci dirumahnya lalu dia berjalan menuju salah satu dari rumah Allah (masjid) untuk menunaikan kewajiban yang telah Allah wajibkan, maka salah satu langkah kakinya akan menghapus dosa dan langkah kaki lainnya akan meninggikan derajatnya
(HR. Muslim)

Semoga Allah memberikan Taufiq kepada kita semua agar dapat mengamalkan dan menyampaikannya kepada yang lain.
Aamiin.